BALI – Denpasar, Bencana kebakaran kembali terjadi di wilayah Kota Denpasar. Kali ini, api melanda kawasan Pasar Pemedilan, Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat. Peristiwa tersebut berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WITA. Kabar cepat menyebar dan mendapatkan respon sigap dari aparat keamanan serta tim pemadam kebakaran untuk menanggulangi api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar pasar.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Nengah Suci (48 tahun) yang merupakan pedagang sayur di lokasi kejadian, awalnya ia mencium bau asap dan benda terbakar yang cukup kuat. Bau tersebut berasal dari salah satu bangunan Ruko milik pedagang minyak kelapa dan barang sembako lainnya yang saat itu sudah dalam keadaan tutup. Karena penasaran, ia mendekati sumber bau dan terkejut melihat api sudah mulai menjilat keluar bangunan. Ia pun segera berteriak meminta tolong dan meminta bantuan petugas parkir untuk menghubungi Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Denpasar.

Tidak lama setelah laporan diterima, Babinsa setempat Peltu Gede Ribek tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bersama warga dan tim PMK, ia langsung melakukan tindakan penanganan. Peran Babinsa sangat krusial saat itu, mulai dari membantu proses pemadaman api, mengatur arus warga, hingga melokalisasi kawasan kebakaran agar tidak ada warga yang masuk ke area berbahaya dan menghambat proses penanganan.

Upaya pemadaman dilakukan menggunakan 4 unit kendaraan pemadam kebakaran milik PMK Kota Denpasar. Berkat kerja sama yang baik antar petugas dan warga, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.00 WITA. Meski nyawa tidak ada yang menjadi korban, dampak kerugian materi cukup besar. Sebanyak 7 unit kios dan 8 lapak dagang hangus terbakar, dengan perkiraan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Terkait hal tersebut, menurut keterangan Babinsa Peltu Gede Ribek, bahwa ia bersama PMK Kota Denpasar dan warga bergerak cepat melakukan pemadaman serta mengamankan lokasi agar api tidak meluas dan tidak membahayakan masyarakat. “Mengimbau para pedagang agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan kios atau lapak dalam keadaan tutup.” pungkasnya.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti asal mula kebakaran. Kejadian ini kembali menjadi peringatan bagi seluruh pedagang dan pengunjung pasar untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban, terutama terkait penggunaan listrik dan penyimpanan barang dagangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (Pendim 1611 BDG).

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version