BALI – Denpasar, Wilayah Kota Denpasar kembali dilanda musibah kebakaran. Peristiwa kali ini terjadi di kawasan Merajan Kemulan atau Rong Tiga, tepatnya di sebelah Pasar Sanglah, Jalan Waturenggong, Desa Dauh Puri Klod, Kecamatan Denpasar Barat. Kejadian berlangsung pada hari Kamis, 14 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WITA, yang sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Putu Anggrei (48 tahun) yang berprofesi sebagai pedagang setempat, awalnya mencium bau asap yang cukup pekat berasal dari area tempat jualan perlengkapan upakara dan canang yang sudah dalam keadaan tutup. Karena merasa curiga, saksi mendekati sumber bau dan terkejut melihat api sudah mulai membesar serta menyambar bangunan Merajan Kemulan. Saksi langsung meminta bantuan kepada petugas parkir untuk segera menghubungi Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Denpasar guna meminta pertolongan secepatnya.
Mendapat laporan dari warga atas kejadian tersebut, Babinsa Desa Dauh Puri Klod Serka I Gede Wasana segera bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sesampainya di lokasi, beliau langsung berkoordinasi dan bekerja sama dengan aparat keamanan setempat serta tim PMK. Langkah yang dilakukan meliputi membantu proses pemadaman api, serta melakukan pengamanan dan pelokalan area TKP agar warga tidak mendekat demi mencegah bahaya perluasan api maupun kecelakaan kerja saat penanganan berlangsung.
Proses penanganan kebakaran dilakukan oleh 3 unit kendaraan pemadam kebakaran dari PMK Kota Denpasar. Berkat kerja sama yang baik antar petugas, api berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.45 WITA. Akibat kejadian ini, bangunan utama Merajan Pelingih Kemulan / Rong Tiga mengalami kerusakan parah dan habis terbakar. Kerugian materi yang ditimbulkan dari musibah ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Terkait kejadian ini, Babinsa mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan memeriksa fasilitas listrik serta benda mudah terbakar di lingkungan sekitar demi mencegah kejadian serupa terulang. Serka I Gede Wasana, bergerak sigap begitu menerima laporan warga. Ia mengungkapkan bahwa “Tugasnya di wilayah adalah hadir saat dibutuhkan, membantu pemadaman serta mengamankan lokasi agar api tidak meluas ke bangunan lain.” pungkasnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keamanan lingkungan sekitar. Kehadiran Babinsa dan tim pemadam yang bertindak sigap mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, karena berhasil mencegah api menjalar ke bangunan-bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. (Pendim 1611 BDG).

