BALI – Badung, Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dilaksanakan dengan khidmat pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 08.00 Wita di Lapangan Mangupraja, Kompleks Puspem Kabupaten Badung, Jalan Raya Sempidi, Kecamatan Mengwi. Hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P., bersama sejumlah pimpinan daerah dan unsur pimpinan instansi vertikal di lingkungan Kabupaten Badung. Upacara berlangsung tertib dan diikuti ratusan peserta yang mewakili berbagai elemen masyarakat dan organisasi perangkat daerah.
Bertindak selaku Inspektur Upacara pada momen bersejarah ini adalah Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, S.H. Kehadiran tokoh pemimpin daerah ini menegaskan komitmen pemerintah kabupaten dalam menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai dasar negara. Turut hadir menyaksikan jalannya upacara, Ketua DPRD Kabupaten Badung, Kapolres Badung, Kapolres Bandara yang diwakili Kepala Bagian Operasional, Kajari Badung, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Asisten Sekretaris Daerah, serta para Camat se-Kabupaten Badung. Kehadiran lintas unsur ini menjadi bukti nyata persatuan dalam merawat warisan luhur bangsa.
Dalam tanggapan dan pernyataannya usai kegiatan, Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, mengungkapkan bahwa peringatan hari lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan semata. “Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati momen kelahiran dasar negara. Ini adalah momen refleksi mendalam bagi kita semua untuk memastikan bahwa api semangat dan nilai Pancasila tetap menyala terus dalam jiwa setiap insan Indonesia, khususnya di tanah Badung yang kita cintai ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim Badung menyoroti tema besar yang diusung dalam peringatan tahun ini, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Menurutnya, tema ini merupakan pernyataan tegas dan berani bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila tidak hanya relevan dan berfungsi kuat sebagai perekat keutuhan bangsa Indonesia. Lebih dari itu, prinsip-prinsip kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial yang ada di dalamnya juga dinilai mampu menjadi jawaban atas tantangan zaman demi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, juga mengedepankan peran strategis seluruh elemen bangsa dalam menjaga kelestarian nilai tersebut. Bagi jajaran TNI, khususnya Kodim 1611/Badung, Pancasila adalah pedoman utama dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada negara dan masyarakat. Ia berharap, semangat persatuan yang terpancar dari peringatan ini dapat diterjemahkan ke dalam tindakan nyata, mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan kerja, hingga kehidupan bermasyarakat sehari-hari agar kerukunan tetap terjaga.
Di akhir keterangannya, Dandim mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Badung untuk terus menjadikan Pancasila sebagai kompas arah dalam melangkah. Dengan menjadikan dasar negara ini sebagai fondasi utama, diyakini keberagaman yang ada di Bali maupun Indonesia secara umum akan tetap menjadi kekuatan, bukan perpecahan. Semangat persatuan inilah yang pada akhirnya akan membawa bangsa Indonesia tidak hanya kokoh berdiri, tetapi juga mampu berkontribusi mewujudkan kedamaian yang lebih luas di mata dunia. (Pendim 1611 BDG)

