BALI – Badung, Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Bali Arisaka resmi dibuka secara meriah pada Sabtu, 4 Juli 2026. Ajang olahraga bela diri ini berlangsung di Gedung Olahraga Purna Krida, Jalan Raya Kerobokan, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, dan dipersiapkan untuk berjalan dengan aman serta tertib hingga selesai.
Upacara pembukaan dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Sekretaris Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Bali, Danramil 1611-03/Kuta Mayor Inf I Nyoman Lasiana, Kapolsek Kuta Utara, para ketua perguruan pencak silat se-Bali, serta jajaran Babinsa setempat. Kehadiran para tokoh ini menandakan dukungan penuh terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus pengembangan prestasi olahraga nasional.
Panitia pelaksana mencatat bahwa sebanyak 824 peserta telah mendaftar untuk mengikuti kejuaraan ini. Para peserta datang dari berbagai wilayah di Indonesia dengan kategori usia yang beragam, mulai dari kelompok usia dini hingga kategori dewasa. Hal ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi terhadap pencak silat sekaligus membuktikan bahwa Bali menjadi salah satu pusat pengembangan olahraga bela diri tradisional yang diminati banyak kalangan.
Dalam tanggapannya, Danramil 1611-03/Kuta Mayor Inf I Nyoman Lasiana menyambut baik terselenggaranya ajang bergengsi ini. “Kegiatan seperti ini sangat positif, tidak hanya untuk menyalurkan bakat dan minat generasi muda di bidang olahraga bela diri, tetapi juga membangkitkan semangat juang, kedisiplinan, serta mempererat persaudaraan antarwarga dari berbagai daerah,” ujarnya saat memberikan sambutan. Ia juga berharap kejuaraan ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah maupun negara di kancah internasional.
Mayor Inf I Nyoman Lasiana juga menegaskan bahwa pihaknya bersama unsur keamanan lainnya akan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan damai. “Kami berharap seluruh peserta dapat berlaga dengan sportif, menjunjung tinggi nilai persahabatan, serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mari kita wujudkan ajang ini sebagai peristiwa yang menyatukan kita semua,” tambahnya. Dukungan fasilitas dan keamanan juga telah disiapkan agar para peserta dapat tampil maksimal di arena pertandingan.
Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Bali Arisaka diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet unggulan yang nantinya akan memperkuat tim IPSI Provinsi Bali di kejuaraan tingkat lebih tinggi. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana promosi potensi pariwisata dan budaya Kabupaten Badung serta Provinsi Bali di mata masyarakat luas, sekaligus memperkuat peran pencak silat sebagai identitas budaya bangsa yang patut dibanggakan. (Pendim 1611 BDG)

