BALI – Badung, Semangat kerja sama dan pengabdian nyata terus ditunjukkan oleh unsur aparat kewilayahan bersama masyarakat di wilayah pegunungan Kabupaten Badung. Pada Selasa, 4 Agustus 2026, kegiatan pembangunan Jembatan Garuda ke-2 memasuki tahap krusial pengecoran lantai di lokasi irigasi Subak Buangge, tepatnya di Banjar Pangsan Dalem, Desa Pangsan, Kecamatan Petang. Kegiatan ini berjalan lancar di tengah kebersamaan seluruh elemen yang terlibat.
Pelaksanaan pembangunan ini dikoordinir dan dipimpin langsung oleh Danramil 1611-06/Petang, Kapten Inf Nyoman Suarka. Beliau memimpin sejumlah personel dari Kodim 1611/Badung yang turun langsung ke lapangan, bekerja bahu-membahu bergabung dengan warga masyarakat setempat demi menyelesaikan konstruksi jembatan penghubung yang sangat dinantikan manfaatnya ini.
Dalam proses pelaksanaannya, tim pelaksana telah menyelesaikan serangkaian tahapan teknis yang matang. Adapun urutan pengerjaan yang telah dilalui meliputi pembuatan lubang pondasi sistem cakar ayam sebanyak 4 titik, dilanjutkan dengan pemotongan besi serta pembentukan struktur rangka cakar ayam secara presisi, hingga tahap pengecoran pondasi tersebut agar kokoh menopang beban di atasnya.
Hari ini menjadi momen penting karena seluruh fokus kegiatan diarahkan pada penyelesaian tahap akhir utama, yaitu pengecoran lantai jembatan. Pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian guna menjamin kualitas serta ketahanan struktur bangunan terhadap berbagai kondisi lingkungan di wilayah pegunungan Petang.
Terkait pelaksanaan kegiatan ini, Danramil Kapten Inf Nyoman Suarka memberikan tanggapan yang positif dan apresiatif. Ia menegaskan bahwa “Pembangunan Jembatan Garuda ke-2 ini adalah bukti nyata kehadiran TNI khususnya Kodim 1611/Badung dalam mendukung infrastruktur desa. Sinergi antara kekuatan personel dan dukungan penuh warga menjadi kunci keberhasilan setiap tahapan yang dijalani,” ujarnya.
Lebih jauh ia berharap, “Dengan selesainya pengecoran lantai ini, jembatan dapat segera difungsikan untuk mempermudah akses warga serta menunjang kegiatan pertanian di wilayah Subak Buangge,” terang Kapten Nyoman Suarka. Semangat gotong royong yang terjalin erat ini akan terus dijaga dan ditingkatkan agar pembangunan berjalan tepat waktu, berkualitas, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan Desa Pangsan dan sekitarnya. (Pendim 1611 BDG)

