BALI – Badung, Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan, telah dilaksanakan kegiatan razia gabungan yang bersinergi penuh dengan aparat penegak hukum di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Kabupaten Badung. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Gunung Tangkuban Perahu No. 88b, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, yang dihadiri dan diikuti secara aktif oleh Babinsa setempat, Sertu Reinnold B. A, bersama puluhan personel lainnya.
Kegiatan pengamanan dan penggeledahan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai, dan melibatkan total 50 personel gabungan dari berbagai unsur terkait. Turut hadir mendampingi pelaksanaan adalah PLH Kalapas Kerobokan, KPLP Lapas Kelas IIA Kerobokan, Kanit Samapta Polsek Kuta Utara, anggota Kodim 1611/Badung, Koramil 1611-03/Kuta, anggota Polsek Kuta Utara, serta para pejabat strukturan, Kasi, Kasubag beserta staf dari Lapas Kelas IIA Kerobokan.
Razia gabungan dan penggeledahan menyeluruh ini merupakan wujud nyata upaya penciptaan kondisi yang aman serta langkah deteksi dini yang diterapkan oleh pihak Lapas Kerobokan. Tujuan utamanya adalah untuk mencegah segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin terjadi di dalam lingkungan hunian narapidana, sekaligus menjaga kestabilan situasi di wilayah tersebut agar tetap kondusif.
Sertu Reinnold B. A selaku Babinsa yang terlibat langsung dalam kegiatan ini memberikan tanggapan positif dan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan penggeledahan ini sangat krusial untuk mendeteksi keberadaan barang-barang terlarang atau benda-benda yang melanggar aturan yang ada di dalam lapas. “Hal ini sejalan dengan tugas aparat kewilayahan untuk turut menjaga keamanan di seluruh aspek wilayah binaan,” ujarnya.
Lebih lanjut Babinsa berharap, agar kegiatan penggeledahan semacam ini tidak hanya dijalankan sekadar rutinitas semata, melainkan mendapatkan perhatian khusus untuk dilaksanakan secara sangat teliti serta penuh rasa tanggung jawab yang tinggi. “Langkah ini dinilai sangat penting guna mencegah penyelundupan barang-barang terlarang masuk ke dalam lingkungan lapas yang dapat mengganggu tatanan keamanan yang sudah ada,” terang Sertu Reinnold.
Kegiatan ini pun sejalan dengan komitmen utama pihak Lapas Kerobokan untuk senantiasa menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh hal-hal yang melanggar ketentuan. Sinergitas yang terjalin erat antara unsur TNI, Polri, dan pihak pemasyarakatan menjadi kekuatan utama dalam memastikan setiap proses pemeriksaan berjalan lancar, transparan, dan mampu menjaga integritas sistem keamanan lembaga tersebut. (Pendim 1611 BDG)

