BALI – Denpasar, Kebakaran melanda sebuah toko grosir kosmetik bernama Sayid Putra yang berlokasi di Jalan Raya Pemogan Nomor 161, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Mendapat laporan cepat dari warga sekitar, Babinsa Pemogan Serma Budi Muhtar bergerak sigap menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait.
Berdasarkan keterangan saksi mata, peristiwa bermula saat terlihat kobaran api muncul dari bagian gudang penyimpanan tisu di area toko. Melihat hal tersebut, saksi (karyawan toko) langsung berteriak meminta tolong dan berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di lokasi. Namun upaya tersebut belum berhasil karena api sudah membesar dengan cepat.
Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Serma Budi Muhtar segera mengarahkan langkah pengamanan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam bangunan. Beliau juga langsung berkomunikasi dengan pihak Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Denpasar guna melaporkan kondisi kejadian dan meminta bantuan penanganan lebih lanjut.
Tak berselang lama, petugas Damkar Kota Denpasar tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman secara intensif. Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, penyebab kebakaran diduga kuat akibat terjadinya korsleting listrik yang memicu terbakarnya barang-barang yang tersimpan di gudang.
Setelah berjuang selama kurang lebih satu setengah jam, tepatnya pada pukul 20.30 Wita, api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas. Akibat peristiwa tersebut, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun luka-luka, namun kerugian materi terlihat dari terbakarnya stok tisu yang tersimpan di gudang serta bagian kayu reng atap bangunan yang hangus dilahap si jago merah.
Terkait hal ini, Serma Budi Muhtar menyampaikan “Bahwa pihaknya akan terus memantau situasi pasca kejadian serta mengimbau seluruh warga dan pelaku usaha untuk senantiasa memeriksa instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa terulang,” terangnya. (Pendim 1611 BDG)

