BALI — Badung, Menyikapi kelangkaan stok bahan bakar minyak yang masih dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Badung, pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026, terkait pemantauan Babinsa setempat bahwa perkembangan situasi di SPBU 54.803.26 Nungnung, wilayah Koramil 1611-06/Petang, Desa Nungnung, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, serta perlahan menuju kondisi yang lebih baik.
Berdasarkan pantauan langsung, antrean kendaraan pengisian BBM masih terjadi namun dalam batas yang tertib. Kendaraan roda dua yang diperbolehkan dengan nomor plat ganjil terlihat mengantre sekitar 100 meter, sedangkan kendaraan roda empat dengan ketentuan yang sama mengantre sejauh kurang lebih 200 meter. Masyarakat tetap mengikuti aturan pembatasan hari ganjil tersebut dengan tertib dan sabar menunggu giliran pengisian.
Saat ini, stok BBM jenis Pertalite yang masih tersedia di SPBU Nungnung hanya sekitar 1 ton. Warga yang membutuhkan diimbau untuk bijak dalam pengisian. Sementara itu, pasokan BBM baru dijadwalkan akan tiba dan dilakukan pengisian kembali ke tangki penyimpanan pada pukul 18.00 WITA nanti sore.
Guna menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di lokasi, telah dikerahkan personel gabungan yang terdiri dari Babinsa Desa Nungnung dari Koramil setempat Pelda Dewa Putu Eka Putra, personel Polsek Petang, serta petugas Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLAJ) Petang. Personel gabungan secara aktif melakukan pemantauan, pengamanan, serta membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar area SPBU agar tidak menimbulkan kemacetan.
Babinsa Pelda Dewa Putu Eka Putra menurut keterangannya bahwa proses pengisian BBM berjalan lancar dan aman hingga saat ini. “Kami tetap berada di lokasi untuk memantau situasi sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang mengantre. Dengan harapan kesabaran dan pengertian dari seluruh warga, semoga pasokan segera terpenuhi dan situasi kembali normal sepenuhnya,” ungkapnya. (Pendim 1611 BDG)

