BALI — Denpasar, Hingga Minggu, 18 Oktober 2026, Kodim 1611/Badung terus menyiagakan personelnya untuk melakukan pengamanan sekaligus pemantauan di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di wilayah Denpasar dan Badung. Langkah ini diambil guna memastikan ketertiban dan kelancaran pengisian BBM di tengah situasi yang sempat melaporkan kelangkaan stok di sejumlah titik.

Berdasarkan pantauan Babinsa jajaran Koramil 1611-02/Denpasar Selatan, situasi antrean kendaraan di SPBU saat ini secara umum terpantau aman dan terkendali. Panjang antrean di tiap lokasi diperkirakan telah menurun dan berjalan dalam rentang yang normal. Tidak ada kejadian kemacetan maupun pengalihan arus lalu lintas yang signifikan di area sekitar SPBU.

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan, yang terdiri dari Babinsa Koramil setempat bersama unsur kepolisian. Kehadiran aparat di lapangan bertujuan untuk mengatur kelancaran antrean kendaraan, memberikan informasi kepada masyarakat, serta menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan sekitar SPBU.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi ketersediaan stok BBM bervariasi di masing-masing lokasi. Sebagian besar SPBU di wilayah Denpasar Selatan masih menyediakan stok Pertalite yang cukup, dengan jumlah berkisar antara 1.500 liter hingga 36.000 liter per SPBU. Sementara itu, ketersediaan Pertamax terlihat beragam, dan beberapa lokasi masih mencatat stok Solar tersedia, meski di sejumlah titik jenis BBM tersebut telah habis.

Di SPBU 54.801.16 Jalan By Pass Ngurah Rai, tersedia Pertalite 2.000 liter, Pertamax 3.000 liter, dan Solar 16.000 liter. Di SPBU 54.502.58 Sidakarya, stok Pertalite tercatat paling besar yaitu 36.000 liter dengan Pertamax 4.600 liter. Sementara di SPBU 54.801.06 Sanur, stok Pertalite dan Pertamax telah habis, namun Solar masih tersedia sebanyak 8.000 liter. Di SPBU 54.801.17 By Pass Ngurah Rai Banjar Sakah, ketiga jenis BBM masih tersedia, yakni Pertalite 9.000 liter, Pertamax 1.300 liter, dan Solar 11.000 liter.

Pihak Kodim 1611/Badung mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, bijaksana, dan tidak melakukan penimbunan BBM. Masyarakat diharapkan dapat mengatur jadwal pengisian kendaraan dengan baik guna menghindari penumpukan di satu titik pengisian saja. Pemantauan dan pengamanan akan terus dilakukan secara berkala hingga situasi ketersediaan kembali normal di seluruh wilayah. (Pendim 1611 BDG)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version