BALI – Denpasar, Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pergerakan masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, telah dibentuk Posko Terpadu Pengawasan dan Pengendalian Angkutan Lebaran yang sudah mulai beroperasi pada bulan Maret 2026). Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Serangan Sire Angen, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan. Senin, (16/03/26).
Babinsa Koptu I Komang Pasek turut serta aktif bersama tim dalam melakukan pemantauan keamanan dan kelancaran operasional posko tersebut di wilayah Serangan. Peran Babinsa menjadi bagian penting dalam menjaga sinergi antara aparatur dengan masyarakat sekitar pelabuhan.
Adapun tim personel yang terlibat dalam Posko Terpadu terdiri dari berbagai unsur terkait, antara lain dari TNI (Kodim 1611/Badung), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Pengelola Daerah (Bumda), serta Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengawasan terhadap pergerakan kendaraan dan penumpang melalui jalur pelabuhan.
Selama tahap awal pemantauan yang dilakukan pada hari pertama dan kedua beroperasi, kondisi di Pelabuhan Serangan dalam keadaan aman dan stabil. Tidak ada laporan gangguan atau kendala signifikan yang mengganggu aktivitas angkutan di lokasi tersebut. Personel yang bertugas tetap menjaga kewaspadaan guna antisipasi kemungkinan peningkatan volume arus lalu lintas seiring dengan mendekatnya masa mudik Lebaran.
Posko terpadu ini akan terus beroperasi hingga masa akhir mudik pulang kembali, dengan fokus pada pemantauan keamanan, kelancaran lalu lintas, serta ketersediaan sarana prasarana angkutan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan. (Pendim 1611 BDG).
