BALI – Denpasar, Dalam upaya memperkuat kerukunan dan menjaga stabilitas keamanan, kegiatan Pembinaan Komunikasi (Binkom) Cegah Konflik Sosial resmi di gelar pada hari Senin, tanggal 13 April 2026. Acara yang dimulai pukul 09.00 Wita ini berlangsung di Aula Makodim 1611/Badung, Jalan Sugianyar No. 6, Dauh Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kolonel Inf Jerry Harapan Tua Simatupang, selaku Paban I/Ren Sintelad. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, terlihat dari ratusan orang yang memenuhi aula utama Makodim 1611/Badung untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dari awal hingga akhir.

Hadir dalam kesempatan tersebut berbagai unsur instansi dan organisasi kemasyarakatan. Di antaranya Letkol Inf Fernando Batubara, S.Sos., M.Han. beserta tim, Kasi Intel Kasrem 163/Wira Satya, Kasdim 1611/Badung Letkol Inf Kadek Muliarsa, Wakasad Reskrim Polresta Denpasar, Sekretaris Kesbangpol Kota Denpasar, Kesbangpol Kabupaten Badung, Ketua PGN Kota Denpasar, Baladika Kota Denpasar, Laskar Bali, Banser PC NU Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Satpol PP, Madas, serta Pecalang.

Dalam sambutannya yang mewakili Komandan Kodim 1611/Badung, Kasdim Letkol Inf Kadek Muliarsa, menegaskan “Bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergitas antar seluruh komponen bangsa. Hal ini khususnya antara aparat pemerintah, TNI-Polri, serta elemen masyarakat dalam rangka mencegah potensi konflik sosial yang mungkin terjadi,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam sambutan Asintel Kasad yang dibacakan oleh Kolonel Inf Jerry Harapan Tua Simatupang, dijelaskan “Bahwa meskipun pemerintah daerah hadir secara cepat dalam penanganan, potensi konflik sosial masih kerap terjadi. Oleh karena itu, kegiatan Binkom ini hadir sebagai upaya interventif dengan metode ceramah dan pembagian tanggung jawab bersama agar konflik tidak berkembang luas dan merugikan banyak pihak,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan “Pentingnya mengedepankan pendekatan persuasif dan kearifan lokal dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Dengan kata lain, masyarakat diimbau untuk mampu mengantisipasi secara dini potensi konflik serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama di era digital saat ini. Peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat juga menjadi kunci sebagai penyejuk di tengah kehidupan sosial,” tutup Paban I/Ren Sintelad.

Kegiatan Pembinaan Cegah Konflik Sosial ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat. Diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama yang solid antara masyarakat dan aparat keamanan, demi terwujudnya keamanan serta ketertiban yang kondusif di seluruh wilayah hukum Kodim 1611/Badung. (Pendim 1611 BDG).

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version