BALI – Badung, Semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan menyelimuti Balai Banjar Jabejero, Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Selasa (28/7/2026). Di lokasi tersebut telah dilaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan sampah plastik yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026. Babinsa wilayah setempat, Serka I Made Windia, turut hadir dan berperan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan sebagai wujud nyata kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan ini dihadiri oleh berbagai unsur perangkat dan elemen masyarakat. Turut hadir memimpin pelaksanaan adalah Perbekel Desa Jagapati, didampingi oleh Anggota BPD Desa Jagapati, Ketua LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Perangkat dan Staf Desa Jagapati. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh Mahasiswa Universitas Udayana dan Universitas Warmadewa, serta para anggota TPS3R Desa Jagapati yang secara langsung terjun membersihkan lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dirancang tidak hanya sekadar kerja bakti, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang melibatkan langsung anak-anak dari SDN 2 Jagapati. Keikutsertaan para siswa ini bertujuan agar sejak dini mereka mulai mengenal, memahami, dan menyadari bahaya serta dampak buruk sampah plastik bagi lingkungan sekitarnya. Hal ini menjadi bagian penting dari peringatan Hari Anak Nasional yang menempatkan generasi muda sebagai penerus pelestarian alam.
Serka I Made Windia dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan yang menggabungkan aksi nyata kebersihan dengan pembinaan karakter kepada anak-anak. Menurutnya, memperingati Hari Anak Nasional tidak hanya soal perayaan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan. “Kegiatan ini sangat positif karena menyatukan generasi tua dan muda dalam satu tujuan yang mulia, yaitu menjaga lingkungan dari sampah plastik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dari perguruan tinggi serta anggota TPS3R menjadi bukti sinergitas yang kuat antara berbagai lapisan masyarakat. Kolaborasi ini dinilai mampu memperluas wawasan serta memperkuat kesadaran bahwa pengelolaan sampah plastik merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas satu pihak saja. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kunci keberhasilan kegiatan yang berjalan tertib dan lancar tersebut.
Menutup kegiatan, seluruh peserta berharap aksi bersih lingkungan ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Desa Jagapati maupun kecamatan sekitarnya. Serka I Made Windia menegaskan bahwa pihaknya akan senantiasa mendukung dan memantau kegiatan-kegiatan positif yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan sekaligus pembinaan generasi penerus, demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi anak-anak ke depannya. (Pendim 1611 BDG)

