DENPASAR BARAT — Suasana penuh kebersamaan dan nuansa keagamaan menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus Haul ke-45 KH. Abdul Hamid bin Abdullah Umar Pasuruan, yang berlangsung di Lapangan Labas, Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, pada Sabtu, 5 September 2026, bertepatan dengan 23 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Kegiatan yang mengusung tema “Mencintai Rasulullah dan Meneladani Akhlaknya” tersebut dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai kalangan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Danramil 07/Denbar hadir bersama Babinsa Desa Tegal Harum Kopda Roni, sebagai bentuk sinergi sekaligus wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kehadiran jajaran Koramil 07/Denbar ini menjadi bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan yang dapat menjadi sarana memperkuat persatuan dan kerukunan antarwarga.

Danramil 07/Denbar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi dan Haul tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, persaudaraan, dan kerukunan masyarakat.

“Kegiatan keagamaan seperti ini sangat baik untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga kerukunan antarwarga. Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk bersilaturahmi, mendekatkan diri, dan membangun kebersamaan yang harmonis bersama seluruh warga Desa Tegal Harum,” ujarnya.

Sementara itu, Babinsa Tegal Harum Kopda Roni turut melaksanakan pemantauan dan membantu memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat juga menjadi bentuk komunikasi sosial serta kepedulian TNI terhadap setiap kegiatan masyarakat di wilayah binaannya.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib, serta dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ribuan jamaah dari Majelis Miftahul Hidayah Al-Hamidiyah dan Ahbaabul Musthofa Bali.

Sinergi antara TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat yang terjalin dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkokoh persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, serta menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai, rukun, dan harmonis.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version