BALI – Badung, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Rabu (7/1/2026). Kegiatan Panen Raya dan pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, secara luring telah sukses dilaksanakan. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur terkait sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P., turut menghadiri dan mengikuti kegiatan bersama Forkopimda Provinsi Bali serta sejumlah pejabat penting lainnya. Antara lain yang hadir adalah Kepala Bidang Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, Dirbinmas Polda Bali, Danrem 163/Wira Satya, Asop Kasdam IX/Udayana, Kasiren Korem 163/Wira Satya, Kepala BRNP Provinsi Bali, serta para kasi Kasrem 163/Wira Satya.
Pemerintah Kabupaten Badung sendiri telah merancang berbagai program untuk mengatasi kendala di sektor pertanian. Salah satu upaya utama adalah pembuatan Peraturan Daerah (Perda) LP2B guna menjaga lahan pertanian. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga memberikan subsidi benih dua kali dalam satu musim tanam setiap tahunnya sebagai bentuk dukungan langsung bagi para petani.

Data menunjukkan bahwa rata-rata produksi gabah di Kabupaten Badung dalam lima tahun terakhir mencapai sekitar 114.000 ton. Jika diolah menjadi beras, jumlah tersebut berkisar 62.000 ton beras. Sementara kebutuhan beras masyarakat Badung setiap tahun rata-rata sekitar 57.000 ton, sehingga terdapat surplus sekitar 6.000 hingga 7.000 ton beras setiap tahunnya.
Dalam hal ini, Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan mengatakan, “bahwa keseluruhan pencapaian ini adalah berkat kerja keras bersama, terutama dedikasi dari para petani yang telah giat bekerja di lahan. Dan pada acara ini, seluruh peserta menyaksikan pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto, bahwa Indonesia memasuki era swasembada pangan. Sektor ini menjadi bukti nyata bahwa dengan perencanaan yang baik, semangat gotong royong dan pemanfaatan potensi lokal, bangsa mampu mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan mandiri.” imbuh Dandim Badung.
Sambungnya, “TNI yakni Kodim 1611/Bdung sebagai aparatur kewilayahan berkomitmen terus mendukung program swasembada pangan, mengingat ketahanan pangan merupakan pilar utama ketahanan nasional. Panen Raya yakni sebagai simbol optimisme dan semangat kebersamaan dalam membangun kemandirian pangan, diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pihak terkait dalam memajukan sektor pertanian.” Ujar Kolonel I Putu Tangkas.
Kesuksesan yang diraih dalam sektor pertanian dan pencapaian swasembada pangan tidak lepas dari kerja keras unsur TNI, POLRI, dan segenap aparatur sipil negara yang telah bersinergi secara maksimal. Prestasi luar biasa ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar lembaga mampu membawa perubahan nyata bagi kemajuan sektor pertanian di daerah. (Pendim 1611 BDG).
