BALI – Badung, Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air, Batih Tuud Koramil 1611-08/Kuta Selatan, Serka Dominggus Mai Sila, bersama sejumlah Babinsa dan anggota Koramil setempat, melaksanakan kegiatan pemberian materi latihan dasar dan pembinaan kepada pelajar. Kegiatan ini digelar pada hari Sabtu, 6 Juni 2026, bertempat di Lapangan Logon SMK Nusa Dua, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Dominggus Mai Sila bertindak selaku narasumber utama yang menyampaikan materi meliputi Latihan Dasar Kedisiplinan, Peraturan Baris Berbaris, Wawasan Kebangsaan, hingga pemahaman mengenai bahaya kenakalan remaja. Kehadiran aparat TNI ini disambut baik dan dihadiri oleh staf serta guru SMK Nusa Dua, pengurus OSIS, lima orang anggota Koramil 1611-08/Kuta Selatan, Babinsa wilayah Kelurahan Benoa, serta seluruh siswa peserta kegiatan dari kelas X SMK Nusa Dua yang mengikuti jalannya acara dengan antusias.
Tanggapan Batih Tuud menyampaikan bahwa kegiatan ini disusun dengan maksud dan tujuan yang sangat mendasar bagi perkembangan kepribadian para siswa. Melalui materi kedisiplinan dan baris berbaris, diharapkan dapat terbentuk jiwa kemandirian serta rasa tanggung jawab penuh dari setiap siswa atas segala tindakan yang mereka lakukan sehari-hari. Selain itu, latihan fisik dan peraturan yang diterapkan juga bertujuan menanamkan rasa kebersamaan, semangat senasib sepenanggungan, serta mempererat kekompakan antar teman satu angkatan agar tumbuh rasa persaudaraan yang kuat.

Tidak hanya pembentukan karakter fisik dan mental, materi Wawasan Kebangsaan juga diberikan secara mendalam agar dapat menumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi di kalangan remaja. “Kami ingin para siswa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia, dan rasa bangga ini terdorong untuk mereka wujudkan dalam bentuk kontribusi positif, utamanya melalui prestasi belajar yang gemilang di sekolah,” ungkap Serka Dominggus di sela-sela penyampaian materi kepada para peserta didik.
Poin penting lainnya yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini adalah langkah pencegahan dini terhadap berbagai permasalahan sosial yang mengancam remaja. Para siswa dibekali pemahaman yang jelas untuk membentengi diri dari bahaya perundungan atau bullying, tawuran antar pelajar, aktivitas geng motor, kecanduan alat komunikasi dan permainan elektronik, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Kegiatan pembinaan ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat hingga selesai. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan dukungan dari pihak TNI, yang dinilai sangat bermanfaat dalam membantu membentuk karakter dan kedisiplinan siswa. Diharapkan, materi yang telah diberikan dapat dipahami dan diterapkan sepenuhnya oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas. (Pendim 1611 BDG)
