BALI – Denpasar, Kejadian kebakaran melanda kawasan kos‑kosan yang terletak di Jalan Sekar Sari Gang 3, Dusun Batur Sari, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, pada hari Sabtu, 27 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 Wita. Mendapatkan informasi mengenai insiden tersebut, Babinsa setempat yaitu Sertu I Made Sardika langsung bergerak cepat dan mendatangi tempat kejadian perkara guna memantau situasi serta membantu pengamanan dan penanganan awal.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari warga sekitar, salah satu saksi mata bernama Bapak Ace menceritakan bahwa awal mula kejadian terlihat saat ia sedang duduk di teras rumahnya. Pada saat itu, ia mendapati kepulan asap mulai muncul dari arah salah satu kamar kos tetangga yang kebetulan sedang kosong dan tidak ada penghuninya. Merasa ada hal yang tidak beres, Bapak Ace segera memanggil warga lain dan berusaha membuka akses masuk dengan mendobrak pintu kamar tersebut.
Setelah akses terbuka, terlihat nyala api sudah cukup besar dan mulai berpotensi menjalar ke bangunan lain yang berjejer rapat. Tanpa menunggu lama, penghuni kos lain serta warga sekitar yang berkumpul berinisiatif melakukan upaya pemadaman awal menggunakan sarana dan alat yang tersedia di lingkungan sekitar. Di samping itu, warga juga segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar guna meminta bantuan penanganan yang lebih lengkap dan memadai.

Respon cepat juga ditunjukkan oleh tim Pemadam Kebakaran Kota Denpasar yang tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 17.45 Wita. Sebanyak empat unit mobil pemadam lengkap dengan personel dan peralatan pendukung dikerahkan langsung ke lokasi untuk mengendalikan nyala api agar tidak semakin meluas ke bangunan pemukiman lain yang berdekatan. Babinsa Sertu I Made Sardika juga terus berada di lokasi guna mengoordinasikan keamanan dan membantu kelancaran proses evakuasi serta penanganan bersama petugas resmi.
Hasil pengecekan sementara di lokasi menunjukkan bahwa kebakaran tersebut diperkirakan berawal dari gangguan instalasi listrik atau konsleting yang terjadi di ruangan awal yang terbakar. Api kemudian berhasil merambat dengan cepat karena struktur bangunan yang berderet dan jarak antarunit yang sangat berdekatan, sehingga berakibat pada kerusakan total sebanyak lima unit bangunan kos‑kosan yang ada di sepanjang jalur tersebut.
Sampai dengan berita ini disusun, dapat dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka‑luka dari kejadian ini atau kerugian terhadap personel di lokasi. Sementara itu, besaran kerugian materiil yang dialami pemilik bangunan dan penghuni belum dapat dipastikan secara rinci dan pasti karena masih diperlukan pencatatan serta pemeriksaan lebih lanjut terkait barang dan fasilitas yang rusak atau habis terbakar. Pihak berwenang juga masih melakukan penelusuran akhir untuk memastikan penyebab dan kronologi kejadian secara lengkap. (Pendim 1611 BDG)
