BALI β Denpasar, Selasa, 14 Juli 2026, Aula Lantai II SMP Bali Dharma School yang terletak di Jalan Tukad Yehaya Nomor 108, Lingkungan Kerta Sari, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, tampak penuh semangat. Puluhan siswa-siswi baru berkumpul mengikuti sesi Workshop Kepemimpinan yang diselenggarakan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), menghadirkan narasumber dari Koramil setempat, Serma Budi Mukhtar.

Adapun materi utama yang disampaikan mengangkat tema karakter kepemimpinan yang baik. Serma Budi Mukhtar menguraikan bahwa pemimpin adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi, memotivasi, dan menggerakkan orang lain agar mau bekerja sama mencapai tujuan bersama. Lebih dari itu, fondasi kepemimpinan yang kokoh harus dibangun di atas nilai-nilai luhur seperti kejujuran, rasa empati terhadap sesama, sikap adil dalam memperlakukan orang lain, serta kerendahan hati untuk terus belajar dan menerima masukan.
Selain nilai dasar kepemimpinan, materi juga mencakup keterampilan komunikasi dan kerjasama kelompok. Siswa diajarkan cara menyampaikan pendapat dengan sopan, pentingnya mendengarkan pendapat orang lain dengan saksama, serta cara berkolaborasi secara efektif dalam satu tim. Tidak hanya itu, Serma Budi Mukhtar juga mengajak siswa untuk belajar menyelesaikan perbedaan pendapat maupun masalah kecil antar teman dengan sikap tenang, kepala dingin, dan jalan damai, tanpa perlu menggunakan kekerasan atau perselisihan yang berlarut-larut.

Dalam penyampaiannya, Serma Budi Mukhtar menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak sekolah yang telah melibatkan unsur TNI dalam kegiatan pembinaan karakter siswa. Menurutnya, pembekalan materi kepemimpinan sejak dini sangat krusial untuk membentuk pondasi kepribadian siswa yang tangguh, terlebih saat mereka baru memasuki jenjang pendidikan menengah pertama. “Kegiatan seperti ini bukan sekadar berbagi pengetahuan, melainkan upaya bersama menanamkan benih karakter yang akan menjadi bekal berharga bagi adik-adik sekalian ke depannya,” ujarnya.
Serma Budi Mukhtar menjelaskan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan sikap jasmani yang tangkas, rasa persatuan yang kuat, serta kedisiplinan yang tinggi. Melalui nilai-nilai tersebut, diharapkan secara perlahan dan tidak langsung dapat tertanam rasa tanggung jawab yang besar terhadap diri sendiri, teman sebaya, maupun lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa kepemimpinan tidak hanya dimiliki oleh ketua kelas atau pengurus organisasi saja, melainkan setiap orang berhak dan wajib memiliki jiwa kepemimpinan untuk memimpin dirinya sendiri terlebih dahulu.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, didampingi oleh Babinsa Sertu Bonifasius serta para guru pembimbing sekolah. Di akhir sesi, Serma Budi Mukhtar berharap materi yang disampaikan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah. “Jadilah pemimpin yang bermanfaat bagi orang lain, hormati perbedaan, dan selalu jaga persatuan. Masa depan Bali dan Indonesia ada di tangan kalian,” tutupnya, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh siswa dan guru yang hadir. (Pendim 1611 BDG)
