BALI — Badung, Menyikapi informasi mengenai kelangkaan bahan bakar minyak yang dirasakan di wilayah Pulau Bali, Danramil 1611-03/Kuta, Mayor Inf I Nyoman Lasiana, melakukan kunjungan langsung sekaligus pemantauan dan pengamanan di SPBU 5480303 Gelalle, Jalan Raya Kuta, pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 11.50 WITA. Beliau didampingi oleh Babinsa setempat serta perwakilan dinas terkait guna memastikan ketersediaan stok dan kelancaran proses pengisian BBM di lokasi.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, stok BBM yang tersedia saat ini terdiri dari Pertalite sebanyak 50 ton dan Pertamina Dex seberat 2,5 ton. Sementara itu, untuk jenis Pertamax maupun Pertamax Turbo tercatat nihil atau sedang kosong di SPBU tersebut. Meski demikian, pihak pengelola telah melakukan pemesanan ulang untuk ketersediaan berikutnya, yaitu Pertamax dan tambahan Pertalite sebanyak 49 ton yang diharapkan segera tiba guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di lokasi Danramil menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya bertujuan untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat, sekaligus memastikan penyaluran BBM berjalan tertib dan teratur. “Kami memantau langsung agar penyaluran tetap terkontrol dan tidak terjadi penimbunan, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan haknya secara wajar,” ujar Mayor Inf I Nyoman Lasiana. Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan bijaksana dalam melakukan pengisian bahan bakar.
Di lokasi, antrean kendaraan yang menunggu pengisian BBM masih terpantau cukup panjang, mencapai kurang lebih 600 meter. Pihak SPBU dan petugas gabungan mengatur arus kendaraan agar tetap tertib dan aman di sepanjang jalan raya Kuta. Proses pengisian berjalan secara bertahap demi menghindari penumpukan kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.
Pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala bersama aparat keamanan lainnya hingga pasokan BBM kembali normal dan stabil di wilayah Kecamatan Kuta. Danramil berharap masyarakat dapat bersabar dan mempercayai bahwa pasokan akan segera terpenuhi sesuai jadwal pengiriman yang telah dipastikan oleh pihak Pertamina. (Pendim 1611 BDG)
