BALI – Badung, Semangat kebersamaan dan kekompakan kembali terlihat di Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Pada hari ini, Minggu (12/04/2026), mulai pukul 07.00 WITA, kegiatan gotong royong terjadwal kembali digelar secara antusias. Kegiatan yang berpusat di area depan Kantor Desa Pangsan ini berlangsung dengan baik bersama Babinsa setempat, Peltu Dewa Gede Sena, serta seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan sosial ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan desa. Turut serta dalam aksi bersih-bersih tersebut antara lain Anggota BPD, Bendesa Adat Pangsan beserta Prajuru Adat, Bhabinkamtibmas, Perangkat dan Staf Desa, LPM, Pengurus PKK, Karang Taruna, serta Pengurus Posyandu. Selain itu, kehadiran tenaga kebersihan dan pengelola TPST Desa Pangsan serta warga sekitar turut memeriahkan suasana kerja bakti tersebut.
Suasana pagi itu terasa sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Berbagai peralatan kebersihan seperti sabit, cangkul, sapu lidi, dan karung sampah disiapkan untuk memudahkan pekerjaan. Para peserta terlihat bahu-membahu membersihkan rumput liar, memotong ranting pohon yang mengganggu, serta mengumpulkan sampah organik maupun anorganik yang berserakan di sepanjang jalan dan halaman kantor desa.

Di sela kegiatan, Peltu Dewa Gede Sena menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Melalui gotong royong, diharapkan tidak hanya lingkungan menjadi bersih dan asri, tetapi juga hubungan silaturahmi antarwarga semakin erat dan harmonis,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Kerja sama yang solid antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya desa yang aman, tertib, dan sehat,” terang Babinsa Peltu Dewa.
Secara keseluruhan, pelaksanaan gotong royong terjadwal di Desa Pangsan berjalan dengan sangat baik, aman, dan lancar hingga selesai. Hasil yang nyata terlihat dari lingkungan yang menjadi jauh lebih bersih, rapi, dan nyaman. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai budaya gotong royong masih sangat terjaga dan dilestarikan oleh masyarakat Desa Pangsan. (Pendim 1611 BDG).
