BALI – Denpasar, Sebuah peristiwa kebakaran melanda kawasan Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, pada Selasa (14/04/2026) siang. Api dengan cepat menghanguskan tiga unit bangunan yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang rongsokan milik warga setempat. Beruntung dalam insiden ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30 juta.

Kejadian bermula sekitar pukul 12.00 Wita, saat pemilik gudang pertama, Suminto, baru saja selesai melakukan pemilahan barang bekas di lokasi. Ia kemudian memutuskan untuk beristirahat di tempat kontrakannya yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi gudang. Namun, sekitar pukul 13.20 Wita, Suminto mendengar teriakan warga. Saat keluar, ia mendapati gudangnya telah dilalap api yang cukup besar sehingga tidak memungkinkan baginya untuk menyelamatkan barang-barang di dalamnya.
Merespons situasi tersebut, Babinsa Pedungan Kopda Kadek Sastra, mengajak rekannya dari Koramil 1611-02/Denpasar Selatan bertindak cepat. Mereka dengan sigap langsung turun ke lokasi untuk membantu memadamkan api serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali, serta mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Denpasar tiba di lokasi pada pukul 13.40 Wita. Dengan segera, petugas melakukan penyemprotan air dan berhasil memadamkan api sepenuhnya. Hingga saat ini, penyebab pasti dari terjadinya kebakaran masih belum diketahui. Pasalnya, diketahui bahwa di dalam gudang tersebut tidak terdapat aliran listrik, sehingga dugaan awal dari korsleting listrik dapat dikesampingkan dan penyelidikan masih terus dilakukan.
Terkait keterangan Babinsa Pedungan Kopda Kadek Sastra, bahwa “Kami mendapat informasi adanya kebakaran, saya dan rekan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Sesampainya di sana, kami melihat api sudah cukup besar dan mulai merambat ke bangunan lain. Tindakan kami fokus membantu memadamkan api, melakukan pendinginan, serta mengamankan area agar warga tidak mendekat terlalu dekat demi keselamatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, “Kami juga berkoordinasi cepat dengan pihak Damkar agar proses pemadaman bisa berjalan maksimal. Untungnya, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, meskipun kerugian materiil cukup besar. Hingga saat ini penyebab pastinya masih didalami, mengingat di lokasi tidak ada aliran listrik. Kami berharap musibah seperti ini tidak terulang lagi dan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran,” terang Babinsa Pedungan.
Ketiga gudang yang hangus terbakar tersebut diketahui milik Suminto (56 tahun), Andi Sumariono (55 tahun), dan Abdul Wakik (27 tahun). Meskipun tidak ada korban jiwa, seluruh isi bangunan berupa tumpukan barang rongsokan ludes terbakar. Pihak berwenang masih mendalami kronologi dan penyebab pasti musibah ini untuk laporan resmi. (Pendim 1611 BDG).
