BALI – Badung, Dalam rangka mempersiapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026, Babinsa Kelurahan Kerobokan Serda Al Syahdan turut serta dalam kegiatan sosialisasi dan seleksi awal yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026 di wilayah Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 96 orang siswa dan siswi yang merupakan perwakilan terpilih dari 9 sekolah menengah atas dan kejuruan se-Kecamatan Kuta Utara.

Kegiatan berlangsung dengan dukungan dan kehadiran berbagai unsur terkait. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa dari Koramil 1611-03/Kuta, perwakilan dari Polsek Kuta Utara, serta para Purna Paskibraka Tahun 2025. Keikutsertaan unsur tersebut diharapkan dapat memberikan panduan yang tepat serta berbagi pengalaman kepada para peserta, sehingga proses seleksi dan penyampaian informasi berjalan dengan baik dan terarah.
Pada tahap awal ini, rangkaian kegiatan meliputi pengukuran tinggi badan sebagai salah satu syarat administrasi, serta penyampaian materi sosialisasi mengenai tugas, tanggung jawab, dan persyaratan menjadi anggota Paskibraka. Selanjutnya, para peserta yang lolos tahap awal akan mengikuti tes lanjutan yang dilaksanakan secara terpusat di Gedung Olahraga Dalung, meliputi pengecekan postur tubuh, kemampuan Baris Berbaris (PBB), Tes Intelegensi Umum (TIU), serta uji kesegaran jasmani.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama mengajak dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siswa-siswi se-Kecamatan Kuta Utara untuk berpartisipasi dalam pengibaran bendera pusaka tahun ini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan dan mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya jiwa nasionalisme, rasa cinta tanah air, serta tanggung jawab dalam menjaga simbol kebangsaan negara.
Serda Al Syahdan selaku Babinsa Kelurahan Kerobokan mengatakan bahwa upaya strategis untuk menjaring generasi muda yang berpotensi dan memiliki semangat kebangsaan, kehadiran penguji bertujuan untuk mendukung proses pembinaan dan penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini. “Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga dan menghormati simbol kedaulatan negara,” ujarnya.
Lanjut, “Semoga dari Kuta Utara lahir putra-putri terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah dan menunjukkan jiwa nasionalisme yang tinggi,” pungkas Serda Al Syahdan.
Secara keseluruhan, pelaksanaan sosialisasi dan seleksi awal Paskibraka Kecamatan Kuta Utara Tahun 2026 berjalan dalam suasana yang tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari para peserta. Diharapkan dari proses seleksi ini akan terpilih calon-calon terbaik yang memiliki kualitas fisik, mental, dan semangat kebangsaan yang tinggi untuk dapat mengemban tugas mulia sebagai pengibar bendera. (Pendim 1611 BDG)
