BALI β Badung, Kodim 1611/Badung terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memudahkan aktivitas warga di wilayah binaan. Salah satu wujud perhatian serius tersebut terlihat dari pelaksanaan pembangunan jembatan penghubung di area irigasi Subak Buangge, tepatnya di Banjar Pangsan Dalem, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Kegiatan pembangunan ini berlangsung penuh semangat pada hari Rabu, 29 Juli 2026.

Kegiatan konstruksi ini dilaksanakan langsung oleh sejumlah anggota Kodim 1611/Badung yang turun ke lapangan. Dalam pelaksanaannya di lokasi, seluruh personel dikoordinir dan dipimpin secara langsung oleh Danramil 1611-06/Petang, Kapten Inf Nyoman Suarka. Pembangunan ini berjalan tertib dan terarah selaras dengan arahan strategis yang telah diberikan oleh Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P., demi keberhasilan dan ketepatan sasaran program kerja.
Fokus utama dari kegiatan pembangunan jembatan ini diawali dengan persiapan pekerjaan fondasi yang kuat dan kokoh. Tim teknis terlebih dahulu melaksanakan pembuatan lubang pondasi sistem cakar ayam sebanyak 4 titik secara presisi. Tahapan ini merupakan langkah awal yang krusial untuk memastikan bangunan jembatan nantinya memiliki kestabilan daya dukung yang mampu menahan beban secara maksimal dalam jangka panjang.

Adapun sementara pengerjaan lubang pondasi berjalan, kegiatan dilanjutkan secara beriringan ke tahap penguatan struktur bangunan. Para anggota mengerjakan pemotongan besi serta merangkainya menjadi kerangka penyangga yang sesuai standar. Proses ini dilakukan dengan ketelitian tinggi guna menjamin kekokohan struktur sebelum akhirnya dilanjutkan dengan tahap pengecoran menggunakan beton yang berkualitas dan padat secara merata.
Dalam tanggapannya, Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI di tengah masyarakat. Ia berharap keberadaan jembatan yang kokoh ini dapat memperlancar akses pergerakan warga serta petani di wilayah Subak Buangge. “Selain itu, pembangunan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan sinergitas yang harmonis antara aparat kewilayahan dengan masyarakat Desa Pangsan,” pungkasnya.
Menjelang penyelesaian struktur bawah, alur pekerjaan kemudian bergeser ke bagian atas jembatan sebagai penutup rangkaian konstruksi. Tim pelaksana mulai mengerjakan pembuatan begesting atau cetakan penopang untuk lantai jembatan dengan rapi. Pembuatan cetakan ini sangat penting untuk memastikan permukaan lantai jembatan rata, rapi, dan memiliki ketebalan yang seragam saat pengecoran lantai nantinya dilakukan. (Pendim 1611 BDG)
