BALI – Badung, Musibah kebakaran kembali melanda lahan kosong yang dijadikan tempat pembuangan sampah di Jalan Goa Peteng, Lingkungan Bhuana Gubug, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Kejadian berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 14.00 Wita, dan segera mendapat respon cepat dari aparat kewilayahan setempat.
Babinsa Kelurahan Jimbaran, Serda Komang Sulasmadana, bergerak sigap tiba di lokasi kejadian begitu menerima laporan. Bersama warga dan petugas terkait, beliau langsung turun membantu upaya pengendalian api agar tidak meluas ke bangunan maupun vegetasi di sekitarnya, sembari menunggu kedatangan tim pemadam kebakaran.

Kebakaran terjadi di sebidang tanah kosong yang selama kurang lebih enam bulan disalahgunakan sebagai tempat penumpukan sampah. Awalnya api diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak dipantau, namun dengan cepat membesar dan meluas karena tumpukan sampah yang kering. Kejadian serupa pun dikabarkan pernah terjadi di lokasi yang sama sekitar dua minggu sebelumnya.
Pengelola lahan sebenarnya telah berkali-kali menerima teguran dari Satpol PP, Lurah, serta Kelian setempat agar tidak memanfaatkan lahan tersebut sebagai tempat pembuangan sampah, namun peringatan tersebut belum diindahkan hingga musibah terjadi. Dampak yang dirasakan adalah asap tebal yang membumbung tinggi dan mengarah ke kawasan Jimbaran Hub serta Hotel Ayana, mengganggu aktivitas warga maupun tamu di sekitarnya.
Pada pukul 15.00 Wita, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan mengerahkan 2 Unit Damkar BPG dan 1 Unit Damkar ITDC. Serda Komang Sulasmadana bersama personel kepolisian setempat tetap berada di tempat kejadian, mengamankan titik api, meminta keterangan saksi, serta menyusun laporan kejadian. Berkat kerja sama yang baik, api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan menyeluruh.
Berdasarkan penanganan di lokasi, tidak ditemukan korban jiwa maupun kerugian materiil selain kerusakan pada tumpukan sampah dan dampak asap yang mengganggu lingkungan. Hingga kini penyebab pasti mengapa api dapat membesar masih dalam penyelidikan, dan pihak berwenang berjanji akan menindaklanjuti peringatan agar lahan tersebut tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan demi mencegah kebakaran berulang. (Pendim 1611 BDG)
